Investigasi Utama

Kumpulan Berita Terkini

BANJIR YANG MELANDA HAMPIR SELURUH WILAYAH ACEH, DI SEBUT TSUNAMI KEDUA

Rabu, 26/11/2025 merupakan awal dari hari – hari yang mencekam bagi sebagian besar warga yang tersebar di beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh.

Banjir bandang yang di awali dengan angin kencang melanda beberapa wilayah di provinsi Aceh, di antaranya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tengah, kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Biruen,Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tenggara serta beberapa wilayah di Banda Aceh dan Sigli.

Gubernur Aceh Muzakir manaf menyebut bencana banjir yang melanda hampir 90 persen wilayah Aceh tersebut sebagai Tsunami Kedua. Dia mengatakan kondisi di sejumlah wilayah sangat kritis, Dimana beberapa wilayah, gampong ( desa ) masih terjebak banjir dan terisolir.

Pantauan awak media Investigasi Utama yang ikut mengalami terjebak langsung, beberapa wilayah mengalami rusak parah, di perkirakan korban meninggal mencapai ribuan dan ratusan orang masih belum ditemukan. Dampak terbesar terjadi di Kabupaten Aceh tamiang , di perkirakan banjir yang di sertai lumpur tersebut merusak hampir 80 persen rumah-rumah penduduk dan kantor Pemerintahan serta swasta. Mobil -mobil berserakan di ruas jalan Utama seperti ditinggal begitu saja oleh pemiliknya, termasuk juga ratusan sepeda motor milik warga.

Bahkan puluhan mobil hanyut sampai ke area persawahan, belum lagi beberapa truk tangki CPO dan truk – truk container berada di tengah -tengah rumah warga dan tersangkut di pagar tembok sebuah masjid di wilayah Aceh tamiang.

“Aceh seakan mengalami tsunami kedua. Tugas kita Adalah melayani mereka yang terdampak. Tidak boleh ada jeda kemanusiaan di lapangan.” Kata Muzakir manaf yang akrab dengan sebutan Mualem, di kutip dari Antara, Selasa (2/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Mualem mengingatkan seluruh tim untuk mengutamakan keselamatan personel karena banyak titik longsor dan banjir susulan.

“Kita punya tanggung jawab moral kepada rakyat, tetapi keselamatan personel juga prioritas,” ujarnya. Data sementara, bencana hidrometeorologi Aceh yang terjadi sejak selasa, 25/11/2025 telah berdampak pada 18 Kabupaten/Kota di Aceh, tersebar di 226 kecamatan dan 3.310 gampong.

Tsunami Aceh tahun 2004

Melihat dampak yang terjadi, bencana banjir bandang ini mengingatkan kita akan bencana berskala besar yang pernah terjadi di Aceh pada tahun 2004. Sebagian wilayah Aceh terutama yang berada di dekat pesisir Pantai tersapu oleh tsunami setinggi 15 meter. Pemicu tsunami adalah gempa bumi dengan magnitude 9,3 skala richter.

Terdapat dua lempeng continental yang saling bertubrukan hingga akhirnya menyebabkan tekanan yang hebat dan menyebabkan gempa dengan kekuatan 9,3 skala richter. Gempa tersebut berlangsung selama 10 menit, dimana gempa biasanya hanya terjadi selama beberapa detik.

Lempeng yang bergeser ini kemudian naik hingga 15 meter secara vertical, dan hal ini mengakibatkan volume air yang turut bergerak naik hingga 10 meter, yang terdorong sehingga membentuk gelombang besar yang bergerak dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Pantai.

Di area laut dalam, pergerakan air ini tidak terlalu terasa di permukaan, namun seiring dengan pergerakan gelombang air pun turut bergulung tinggi hingga akhirnya gelombang tersebut mencapaii ketinggian sekitar 15 – 30 meter.

Tsunami ini kemudian menyebabkan kerusakan parah dan meluluhlantakkan beberapa negara tetangga lainnya seperti, India, Sri lanka, dan Thailand. Banda Aceh merupakan wilayah yang mengalami kerusakan terparah dan jumlah kematian terbesar.

Gempa bumi dan Tsunami Aceh dilaporkan menyebabkan korban tewas hingga 280.000 orang, dengan korban jiwa di Indonesia sebanyak 220.000 kematian, Srilanka 35.000 kematian, India sebanyak 18.000 kematian dan Thailand 8.000 kematian.

Di Indonesia dilaporkan korban hilang mencapai 37.063 orang, dan warga yang kehilangan tempat tinggal diperkirakan lebih dari 500.000 rumah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *