Menyambut Perayaan Hari Pahlawan Nasional Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan mantan Presiden era orde baru, Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Bersama 9 ( sembilan ) tokoh bangsa lainnya, pada senin ( 10/11/2025 ) hari ini bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.
Sebelumnya Presiden ke- 5, Megawati Sukarno Putri, bersama para Elit PDIP lainnya ramai-ramai menolak penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tersebut.
Megawati yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut menilai mantan Presiden Soeharto tak layak untuk mendapatkan gelar kehormatan dari negara sebagai Pahlawan Nasional.
Direktur Citra Institute Yusak Farhan mengatakan, seharusnya Megawati tidak mengeluarkan pernyataan itu, “ Sikap Megawati justru menunjukkan bangsa kita belum sepenuhnya bisa berdamai dengan masa lalu. Megawati seharusnya tidak melihat usulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional dari sudut pandang Politisi, tapi sebagai seorang negarawan atau mantan Presiden yang menghormati pendahulu nya,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025 ).
Meski demikian, Pemerintah tetap memutuskan untuk memberi gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden Soeharto.
Hal itu tertuang berdasarkan Keputusan Presiden ( Kepres ) Nomor 116/TK tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang di tetapkan di Jakarta pada Tanggal 6 November 2025.
Ke sepuluh Tokoh Bangsa tersebut Adalah :
- Almarhum K.H. Abdurachman Wahid ( Tokoh dari Jawa Timur ).
- Almarhum Jendral Besar TNI H.M. Soeharto ( Tokoh dari Jawa Tengah )
- Almarhum Marsinah ( Tokoh dari Jawa Timur ).
- Almarhum Prof. DR. Mochtar Kusumaatmadja ( Tokoh dari Jawa Barat ).
- Almarhum Hajjah Rahmah El Yunusiyyah ( Tokoh dari Sumatera Barat ).
- Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo ( Tokoh dari Jawa Tengah ).
- Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin ( Tokoh dari Nusa Tenggara Barat ).
- Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil ( Tokoh dari Jawa Timur ).
- Almarhum Tuan Rondahaim Saragih (Tokoh dari Sumatera Utara ).
- Almarhum Zainal Abidin Syah ( Tokoh dari Maluku Utara ).
Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan para ahli waris yang mewakili para tokoh Bangsa untuk menerima gelar dan tanda Penghormatan dari Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Negara menyerahkan secara langsung Piagam dan Tanda kehormatan negara kepada masing-masing ahli waris sebagai wujud Penghargaan atas jasa-jasa besar yang telah diberikan oleh para Pahlawan bagi Bangsa dan Negara.












Leave a Reply